Kamis, 30 Juli 2009

Hasil bukanlah Tujuan, yang dinilai adalah Proses

Ada tiga orang pelajar disebuah kelas yang bernama tono, anto dan tini. Mereka diberi waktu 1 jam untuk mengerjakan soal fisika yang diberikan oleh gurunya.
Satu jam telah berlalu, waktu mengerjakan soal telah selesai dan guru memeriksa jawaban dari ketiga anak tersebut.
Tono mengerjakan soal dengan baik, dia menggunakan rumus yang telah diajarkan gurunya tetapi hasil jawabannya salah. Setelah diperiksa ternyata tono salah sewaktu mengalikan.
Jawaban si anto benar tapi rumus yang dipakai salah dan asal-asalan. Setelah diperiksa dan diselidiki (kayak detektif aja) ternyata anto mendapatkan hasil jawaban dari mencontek punya tini.
Tini mengerjakan dengan rumus yang diajarkan gurunya dan mendapatkan jawaban yang benar.

Dari ketiga anak tersebut manakah yang mendapatkan nilai baik?? Saya tidak akan memberikan penilaian karena saya bukanlah guru yang mengajarnya. Mungkin anda yang bisa menilainya.

Sekarang ini juga banyak sekali orang yang mendapatkan kekayaan, jabatan, pekerjaan, ketenaran dengan cara yang tidak benar. Mereka menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan nya.
Para pejabat kaya dari hasil korupsi, saling menjatuhkan, artis-artis orang yang mencari ketenaran bukan karena prestasi tapi karena bikin sensasi banyak digosipin. Ingin mendapatkan pekerjaan yang nyaman dengan gaji tinggi tapi nyuap dulu dengan uang puluhan juta bahkan ratusan juta. Apakah harus seperti ini untuk mendapatkan semua itu? TIDAK !!! Masih banyak cara lain yang lebih baik.

Seperti cerita diatas semua itu dinilai atau dilihat bukan dari hasil tapi dari proses. Proses bagaimana usaha untuk mendapatkan nya. Apakah dengan cara yang baik atau yang buruk.
Didalam kehidupan, kita melaksanakan proses untuk mencapai tujuan yang diinginkan sebaiknya membuat perencanaan yang baik agar kita mendapatkan hasil yang baik.

Untuk meraih kesuksesan kita harus melewati proses yang panjang dan penuh rintangan. Tidak ada yang instan atau shortcut. Jika kita menggunakan cara instan maka hasilnya instan juga, kesuksesannya tidak bertahan lama. Itu semua tergantung kita dan niat kita.
Semoga bermanfaat.

Teruslah BELAJAR dan Tetap SEMANGAT.....

Nur Setiawan.

Minggu, 14 Juni 2009

Membangkitkan Semangat dan Motivasi

Sebuah jalan tidak selalu lurus, jika kita berjalan terus pasti kita akan menemukan tikungan kekiri maupun kekanan, jalan yang menanjak dan juga menurun.
Ibarat sebuah jalan tersebut begitulah kehidupan kita. Adakalanya kita senang, bersemangat, mempunyai motivasi tinggi dan merasa kuat, tapi terkadang kita merasa sedih, tidak mempunyai semangat dan kehilangan motivasi serta lemah dalam menjalani kehidupan.

Disaat kondisi seperti inilah kita memerlukan dorongan penyemangat atau motivator untuk terus menjalani kehidupan ini agar sesuai dengan apa yang kita rencanakan. Kenapa saya mengatakan sesuai dengan apa yang kita rencanakan?
Didalam kehidupan ini kita harus mempunyai rencana, karena kehidupan kita, kita sendiri yang menentukan. Bukan orang lain yang mengatur. Tapi perlu diingat juga bahwa semuanya Tuhan yang menentukan. Menurut pak Jamil Azzaini seorang inspirator sukses mulia, kita harus membuat proposal hidup.

Beberapa hal yang dapat membangkitkan semangat dan motivasi saya antara lain :
1. Membaca Buku. Dengan membaca, wawasan dan ilmu saya bertambah. Saya juga mendapatkan motivasi dan inspirasi. Buku-buku yang sering saya baca antara lain tentang kesehatan, bisnis (yang memberikan motivasi dan inspirasi untuk menjadi pengusaha), agama dan beberapa buku lainnya yang sangat bermanfaat.

2. Internet. Melalui searching, googling, blogwalking dan yang lainnya. Dengan melihat dan membaca artikel-artikel serta profil orang-orang sukses semangat dan motivasi kembali bangkit untuk terus maju menjalankan kehidupan.

3. Olahraga. Walaupun saya tidak pandai berolahraga, setidaknya meregangkan otot dan bermain badminton (kebetulan kakak saya punya gedung bulutangkis) saya bisa lebih fresh tambah sehat serta menghilangkan rasa penat.

4. Beribadah. Sebenarnya ini yang paling penting bagi setiap orang. Dengan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, menyampaikan harapan dan keinginan kita melalui berdoa, maka kita akan semakin tenang dan nyaman. Kita berserah diri dan menyerahkan semuanya kepada Allah SWT.

Ini adalah beberapa hal yang dapat membangkitkan semangat dan motivasi saya. Sebenarnya masih banyak lagi tapi dicukupkan disini saja ya! Atau ada yang mau menambahkan dan berbagi pengalaman? Silahkan... Saya sangat mendukung.

Teruslah BELAJAR dan Tetap SEMANGAT.....

Selasa, 02 Juni 2009

Membuat Komitmen Untuk Kita Sendiri

Beberapa hari ini saya telah memulai aktivitas baru, mempelajari sesuatu yang baru dan ditempat yang baru. Apa nya yang baru?
Saya sudah tidak Bekerja lagi di RSUS jadi saya tidak bisa belajar disana lagi. Saya sekarang sedang mempelajari tentang sistem bisnis diapotik, pelayanan terhadap pelanggan, obat-obatan dan masih banyak lagi. Untuk mempelajari semua ini saya belajar di apotik Untung dan apotik Tanjung senang. Tapi mungkin nanti saya akan belajar di tempat lain.

Untuk awal saya mempelajari tentang obat-obatan dan pelayanan diapotik. Setelah mempelajari hal ini ternyata saya semakin tahu kekurangan saya dan semakin banyak hal-hal yang belum saya ketahui. Saya jadi tahu juga bahwa banyak yang harus dibenahi di apotik Untung agar mampu bertahan dan bersaing menghadapi persaingan bisnis. Dari sinilah saya berkomitmen bahwa saya harus mempunyai kemampuan dan bisa menguasai apa yang sedang saya pelajari sekarang agar saya menjadi orang yang mampu berwirausaha dibisnis apotik, yang dalam arti lain adalah seorang pengusaha. Dengan niat, kemauan, kemampuan yang saya miliki, saya harus berusaha keras untuk mewujudkan hal itu. Amiin.. "Bismillah...."

Beberapa hari yang lalu juga melalui Facebook, yang sedang sering dibicarakan dan katanya diharamkan. Kalau saya sih tergantung niat dari pengguna nya. Permintaan pertemanan saya di approve oleh member dan petinggi komunitas TDA. Beberapa orang adalah member TDA di Lampung. Dari perkenalan itu walaupun belum pernah bertemu, berencana membuat Komunitas TDA Lampung. Yaitu sebuah komunitas bisnis yang terdiri dari para pengusaha, calon pengusaha dan orang-orang yang berkeinginan menjadi pengusaha yang berusaha untuk saling berbagi dan memberi kepada sesama. Kalau saya mungkin masih termasuk yang ketiga. Semoga komunitas ini segera berdiri dan saya bisa berkontribusi di komunitas ini. Bagi anda yang tinggal di Bandar Lampung dan sekitarnya adakah yang mau bergabung untuk sama-sama belajar tentang bisnis disini? Semoga ini adalah langkah awal saya untuk mewujudkan harapan, dan agar menjadi orang yang bermanfaat serta berguna bagi orang banyak. Amiin...

Teruslah BELAJAR dan Tetap SEMANGAT.....

Sabtu, 30 Mei 2009

Musik Kurangi Rasa Sakit Bayi

Dikutip dari Lampost edisi 29/05/2009

Sebuah penelitian mengungkapkan musik mampu mengurangi rasa sakit dan mendorong bayi lahir prematur meminum air susu ibu (ASI) lebih banyak.

Pemimpin penelitian Dr. Manoj Kumar, asisten profesor klinis di Divisi Neonatal Departemen Pediatrik Universitas Alberta, mengatakan penelitian telah menemukan beberapa bukti bahwa musik memiliki pengaruh dan bermanfaat dalam masa parameter psikologis, tingkah laku, dan mengurangi rasa sakit selama prosedur medis yang menyakitkan pada bayi prematur yang baru lahir.

"Musik juga dapat memperbaiki cara dan pola minum ASI pada bayi prematur yang memiliki kesulitan peralihan makan melalui mulut," kata dia. Kumar bersama timnya meneliti bayi-bayi prematur yang baru lahir dan kesakitan saat perawatan. Bayi-bayi itu kemudian diperdengarkan musik dan hasilnya sangat positif. Hal itu juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan bayi.
___________________

Teruslah BELAJAR dan Tetap SEMANGAT.....

Selasa, 26 Mei 2009

Dinas Terakhirku di RSUS

Seperti biasanya setiap pagi saya beres-beres toko di tempat kakak saya. Karena memang saya tinggalnya dirumah kakak saya yang sekaligus sebuah toko yang menjual kebutuhan keluarga. Nama tokonya (Toko AA. GLORA), karena letaknya di depan perumahan Glora Persada di Jl. H. Komarudin, Rajabasa Raya Bandar Lampung.
Setelah selesai nyapu, ngepel dan buka toko saya lekas mandi karena hari ini saya mau dines pagi. Hari ini juga adalah dinas terakhirku di RSUS. Setelah selesai mandi dan siap-siap saya segera berangkat ke rumah sakit biar nggak telat. Ayo.. Semangat !

Sebenarnya saya masih harus dines sampai tanggal 28 Mei, tapi temen ada yang punya hutang dines jadi saya minta jagain tanggal 27 dan 28 Mei. Impas ya pren nggak punya hutang dines lagi..

Setelah nyampe rumah sakit diruang IGD saya langsung segera bertugas karena sudah ada pasien kecelakaan tapi nggak parah kok cuma luka-luka lecet sama luka robek di kepala dan harus di hecting tapi cuma dua jahitan aja. Walaupun nggak parah tapi harus tetap di rawat untuk observasi karena ada jejas di pinggang kiri. Setelah tindakan beres, status dah ditulis lengkap, pasiennya segera saya antar keruang perawatan.

Nggak terasa hari dah siang, ternyata pasien nya rame pagi ini banyak yang dirawat. Capek juga ya! Untungnya pasien nya nggak ada yang gawat-gawat amat jadi nggak terlalu gupek.

Waktu menunjukan pukul 13.30 WIB temen-temen yang dines sore dateng. Segera operan dan pulang. Selesai juga dines hari ini, selesai juga waktu belajarku untuk mencari ilmu dan pengalaman di Rumah Sakit ini. Aku akan terus belajar dan mencari ilmu dimanapun saya berada. Semoga ilmu yang telah saya dapat di RSUS bermanfaat dan saya akan mengamalkan nya. Karena jika kita punya ilmu dan tidak diamalkan maka ilmunya tidak akan bermanfaat dan mendapat berkah. Mari amalkan ilmu yang kita punya dengan berbagi kepada orang lain.

Teruslah BELAJAR dan Tetap SEMANGAT.....

Sabtu, 23 Mei 2009

Apotek Untung, Usaha PertamaKu dan TempatKu Belajar Bisnis

Apotek Untung adalah sebuah apotek yang terletak di pasar tradisional di daerah Labuhan dalam, kecamatan Tanjung Senang Kota Bandar Lampung. Apotek yang berada didepan pasar untung ini mulai beroperasi tanggal 4 september 2007, tanpa opening ceremony atau peresmian apa pun. He.. He.. Laa wong Apotik kecil aja koq mau opening ceremoni segala ya! Tapi saya yakin apotek ini nantinya akan berkembang dan bertambah besar.

Apotik ini bukan hanya saya saja sebagai pemiliknya, karena memang apotik ini adalah usaha bersama antara mas Mif (kakakku yang sudang punya bisnis apotek sejak lama), mas Deni (karyawan kakakku diapotek yang sebelumnya) dan saya sendiri. Apotek ini didirikan karena kakakku telah menutup apoteknya di daerah pringsewu karena tidak berkembang pesat yang dikelola mas Deni. Tidak tahu apa penyebabnya kenapa apotek ini tidak berkembang, padahal lokasi nya di pasar pringsewu. Karena hal inilah akhirnya kakakku menutup apotiknya dan akan mencari lokasi baru di Bandar Lampung serta mengajak saya bekerjasama. Apotek ini merupakan usaha pertamaku karena sebelumnya saya belum mempunyai bisnis apapun.

Setelah apotik ini benar-benar beroperasi, selain bekerja di rumah sakit Urip Sumoharjo saya juga sering membantu di apotek untung. Karena pada awal-awal berdirinya yang jaga disana hanya mas Deni sendiri. Jadi jika ada waktu senggang dan saya tidak bekerja di rumah sakit, saya menyempatkan untuk keapotik sekaligus belajar bisnis. Dari sinilah saya mulai belajar bisnis dan tahu bagaimana pengelolaan sebuah apotek, walaupun belum tahu banyak sih! Tapi setidaknya saya sudah mengerti. Dan sekarang karyawan nya sudah bertambah, meskipun begitu saya tetap sering membantu di apotek karena saya ingin terus belajar.

Setelah saya resign dari RSUS nanti yang tinggal berapa hari lagi saya akan sering di apotek untuk mempelajari lebih banyak bagaimana bisnis dan pengelolaan sebuah apotek serta sistem manajerial yang baik. Karena kami berencana membuka cabang lagi agar usaha kami terus berkembang. Dan untuk kebaikan saya sendiri agar menjadi expert di bisnis apotek. Saya yakin pasti saya bisa dan saya akan terus mengasah kemampuan saya agar benar-benar menjadi expert dibisnis ini. Anda mau ahli dibidang apa?

Teruslah BELAJAR dan Tetap SEMANGAT.....

Senin, 18 Mei 2009

10 Hari Menjelang Resign

Waktu terus berjalan. Hari berganti hari. Siang berganti malam dan malampun berganti pagi. Begitulah seterusnya kehidupan ini. Tak terasa tanggal 28 Mei 2009 tinggal 10 hari lagi. Ternyata sebentar lagi saya harus resign dari RSUS.
Mungkin setelah saya resign, saya akan menjadi pengangguran. Walaupun pengangguran saya cukup senang dengan kehidupan saya nanti, karena saya dapat berkreasi dan ekspresikan kemampuan dan keinginan saya.

Setelah saya resign dari RSUS nanti saya akan belajar tentang pembukuan dengan mas. Deni di Apotek Untung. Dan saya juga akan belajar tentang pelayanan kepada para pelanggan dari apotek-apotek lain. Dan lebih banyak yang harus saya pelajari lagi agar saya menjadi lebih baik untuk mengembangkan apotik untung yang sudah berjalan kurang lebih 2 tahun. Saya mempunyai impian bahwa apotik nya akan berkembang dan lebih banyak lagi, dengan obat-obatan terlengkap dan pelayanan terbaik. Amiin...

Awal mula saya tertarik di dunia bisnis yaitu sekitar pertengahan tahun 2008 saya mulai mengenal blog dari browsing, googling di internet. Dan setelah belajar membuat blog, blog sederhana dan minimalis saya akhirnya jadi juga. Mulailah saya sering jalan-jalan di dunia maya atau blogwalking ke berbagai blog yang menarik dan penuh inspirasi.

Dari beberapa blog yang saya kunjungi ternyata ada beberapa blog yang mempunyai logo sama dan bertuliskan "TDA". Saya jadi penasaran dan ingin tahu lebih banyak tentang TDA. Apa sich TDA itu?

TDA adalah kependekan dari Tangan Di Atas, yaitu sebuah jaringan komunitas bagi para pengusaha dan calon pengusaha yang ingin saling memberi. Sesuai dengan namanya, "tangan di atas" adalah lambang dari seorang "pemberi", berarti yang memberi penghasilan atau gaji (kepada karyawan), yang berarti juga yang memberi ilmu (kepada sesama), yang memberi manfaat (pada orang banyak). Sungguh mulia tujuan dari komunitas ini.
(sumber: dari buku "Tuhan, Inilah Proposal Hidupku" karangan Jamil Azzaini).
Maka anggota komunitas TDA adalah para pengusaha dan calon pengusaha yang mempunyai usaha, yang berminat mengembangkan usaha dan yang ingin mengetahui informasi peluang dan perkembangan usaha (bisnis). Sebuah perkumpulan para pengusaha yang sebagian besar anak-anak muda.

TDA itu sendiri awalnya dari sebuah blog seorang pengusaha muda bernama Badroni yuzirman.
Untuk lebih jelasnya tentang komunitas TDA bisa anda kunjungi di situs: www.tangandiatas.com.

Setelah mengenal Komunitas TDA ini saya lebih sering blogwalking keblognya para member TDA. Dari blog-blog mereka saya mendapat inspirasi, motivasi dan membuat saya lebih tertarik di dunia bisnis dan ingin jadi pengusaha. Saya juga telah menjadi member di komunitas ini walaupun saya belum berkontribusi langsung atau member pasif tidak aktif.
Semoga blog saya yang sederhana ini dapat membuat anda mendapatkan inspirasi dan motivasi yang baik.

Teruslah BELAJAR dan Tetap SEMANGAT.....