Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Agustus 2009

Hukum Tarik Menarik : The Law Of Attraction

“Manusia adalah magnet, dan setiap peristiwa yang dialami nya datang atas daya-tarik (undangan)nya sendiri”. Elizabeth Towne.

Kita perlu mengerti hukum ini untuk bijak memahami apa sebenarnya yang mungkin terjadi pada doa-doa kita dan kehidupan sekitar kita. Tanpa pemahaman hokum ini, apa yang terjadi dengan kehidupan menjadi sulit dimengerti, misterius dan berpotensi menimbulkan rasa putus asa.

Hukum Tarik Menarik ini menyatakan : ”Sesuatu akan menarik pada dirinya segala hal yang satu sifat dengan nya”.

Ini menjelaskan mengapa seseorang senang berkumpul dengan mereka yang satu hobi. Atau ketika memulai hari dengan perasaan “nggak enak” maka hari itu seperti dipenuhi oleh kejadian-kejadian yang tidak mengenakan kita.
Kita sering ”bingung sendiri” mengapa kita sering ”dikerumuni” oleh hal-hal yang sebenarnya tidak kita sukai. Padahal kita jelas-jelas selalu berusaha menghindar dari masalah itu. Oleh karena pikiran dan perasaan kita memancarkan gelombang ketakutan maka hal menakutkanlah yang akan tertarik oleh perasaan kita itu.
Ini yang menjelaskan mengapa orang yang selalu merasa sial (sering mengumpat) justru sering mengalami kesialan, sementara orang yang selalu merasa beruntung dan menikmatinya (bersyukur) akan sering mengalami keberuntungan. Oleh karena Hukum Tarik Menarik ini juga berlaku bagi pikiran dan perasaan kita, bahkan dengan kapasitas yang justru lebih dahsyat. Dapat dikatakan bahwa ”Anda sebenarnya ikut menciptakan kenyataan hidup Anda sendiri, apapun kenyataan yang terjadi”

Segala sesuatu yang kita alami sesungguhnya kita tarik masuk kedalam hidup kita melalui pikiran-pikiran kita. Apakah kita sedang mengingat masa lalu, menyaksikan yang sedang terjadi, membayangkan sesuatu dimasa datang, pikiran-pikiran kita itu langsung bergerak memanggil semua hal yang serupa dengan sifatnya untuk hadir.

Untuk lebih menghayati hukum tarik menarik, lihatlah diri kita sebagai sebuah magnet besar yang selalu menarik apa saja sesuai dengan fokus dari apa yang sedang kita pikirkan dan rasakan. Sehingga, jika kita berpikir kesulitan, kita tidak bisa menarik kemudahan. Jika kita berpikir kekurangan, kita tidak bisa menarik kekayaan. Jika kita berpikir gemuk, kita tidak bisa menarik kurus. Oleh karena hal-hal itu bertentangan dengan hukum tarik menarik yang berlaku. Jadi biasakanlah diri kita dengan Hukum Tarik Menarik ini agar kita bisa segera menggunakannya dengan sengaja untuk menarik segala sesuatu yang kita inginkan.

Hukum tarik menarikpun berlangsung otomatis. Ia tidak menanyakan kepada kita, Apakah kita suka. Apakah kita setuju dengan efek yang ditimbulkannya. Hukum ini berlaku otomatis dialam, dan terlebih lagi sebenarnya berlaku pada pikiran dan perasaan kita. Ingat, pikiran dan perasaan adalah benda kuantum yang dahsyat kekuatannya.

Melalui kekuatan hukum tarik menarik kita menarik apapun yang paling sering kita pikirkan. Apakah kita menginginkannya atau tidak. Jadi, jika kita selalu memikirkan apa yang kita sukai, hidup kita akan dipenuhi oleh hal itu. Dan sebaliknya, jika kita selalu memikirkan hal-hal yang tidak kita sukai maka yang terjadi dalam hidup kita pun akan mencerminkan hal itu.

Perlu kita ketahui, berpikir tentang sesuatu baik ataupun buruk sama artinya dengan merencanakan sesuatu itu terjadi. Jika kita berpikir tentang keindahan berarti kita merencanakan keindahan untuk terjadi dalam hidup. Jika kita berpikir (mencemaskan) tentang kesulitan, berarti kita merencanakan kesulitan itu untuk terjadi dalam hidup.

Tulisan ini dikutip dari Buku Quantum Ikhlas yang ditulis oleh Erbe Sentanu. Tanpa kita sadari pasti kita semua telah mengalaminya. Semoga setelah memahami hukum tarik menarik ini kita lebih sering memikirkan tentang hal-hal yang positif dan keindahan agar kita mendapatkan keindahan dan menghilangkan atau mengurangi pikiran-pikiran negatif dan tidak disukai. Semoga bermanfaat dan menjadi inspirasi bagi kita semua.

Teruslah BELAJAR dan Tetap SEMANGAT.....

Kamis, 30 Juli 2009

Hasil bukanlah Tujuan, yang dinilai adalah Proses

Ada tiga orang pelajar disebuah kelas yang bernama tono, anto dan tini. Mereka diberi waktu 1 jam untuk mengerjakan soal fisika yang diberikan oleh gurunya.
Satu jam telah berlalu, waktu mengerjakan soal telah selesai dan guru memeriksa jawaban dari ketiga anak tersebut.
Tono mengerjakan soal dengan baik, dia menggunakan rumus yang telah diajarkan gurunya tetapi hasil jawabannya salah. Setelah diperiksa ternyata tono salah sewaktu mengalikan.
Jawaban si anto benar tapi rumus yang dipakai salah dan asal-asalan. Setelah diperiksa dan diselidiki (kayak detektif aja) ternyata anto mendapatkan hasil jawaban dari mencontek punya tini.
Tini mengerjakan dengan rumus yang diajarkan gurunya dan mendapatkan jawaban yang benar.

Dari ketiga anak tersebut manakah yang mendapatkan nilai baik?? Saya tidak akan memberikan penilaian karena saya bukanlah guru yang mengajarnya. Mungkin anda yang bisa menilainya.

Sekarang ini juga banyak sekali orang yang mendapatkan kekayaan, jabatan, pekerjaan, ketenaran dengan cara yang tidak benar. Mereka menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan nya.
Para pejabat kaya dari hasil korupsi, saling menjatuhkan, artis-artis orang yang mencari ketenaran bukan karena prestasi tapi karena bikin sensasi banyak digosipin. Ingin mendapatkan pekerjaan yang nyaman dengan gaji tinggi tapi nyuap dulu dengan uang puluhan juta bahkan ratusan juta. Apakah harus seperti ini untuk mendapatkan semua itu? TIDAK !!! Masih banyak cara lain yang lebih baik.

Seperti cerita diatas semua itu dinilai atau dilihat bukan dari hasil tapi dari proses. Proses bagaimana usaha untuk mendapatkan nya. Apakah dengan cara yang baik atau yang buruk.
Didalam kehidupan, kita melaksanakan proses untuk mencapai tujuan yang diinginkan sebaiknya membuat perencanaan yang baik agar kita mendapatkan hasil yang baik.

Untuk meraih kesuksesan kita harus melewati proses yang panjang dan penuh rintangan. Tidak ada yang instan atau shortcut. Jika kita menggunakan cara instan maka hasilnya instan juga, kesuksesannya tidak bertahan lama. Itu semua tergantung kita dan niat kita.
Semoga bermanfaat.

Teruslah BELAJAR dan Tetap SEMANGAT.....

Nur Setiawan.

Minggu, 14 Juni 2009

Membangkitkan Semangat dan Motivasi

Sebuah jalan tidak selalu lurus, jika kita berjalan terus pasti kita akan menemukan tikungan kekiri maupun kekanan, jalan yang menanjak dan juga menurun.
Ibarat sebuah jalan tersebut begitulah kehidupan kita. Adakalanya kita senang, bersemangat, mempunyai motivasi tinggi dan merasa kuat, tapi terkadang kita merasa sedih, tidak mempunyai semangat dan kehilangan motivasi serta lemah dalam menjalani kehidupan.

Disaat kondisi seperti inilah kita memerlukan dorongan penyemangat atau motivator untuk terus menjalani kehidupan ini agar sesuai dengan apa yang kita rencanakan. Kenapa saya mengatakan sesuai dengan apa yang kita rencanakan?
Didalam kehidupan ini kita harus mempunyai rencana, karena kehidupan kita, kita sendiri yang menentukan. Bukan orang lain yang mengatur. Tapi perlu diingat juga bahwa semuanya Tuhan yang menentukan. Menurut pak Jamil Azzaini seorang inspirator sukses mulia, kita harus membuat proposal hidup.

Beberapa hal yang dapat membangkitkan semangat dan motivasi saya antara lain :
1. Membaca Buku. Dengan membaca, wawasan dan ilmu saya bertambah. Saya juga mendapatkan motivasi dan inspirasi. Buku-buku yang sering saya baca antara lain tentang kesehatan, bisnis (yang memberikan motivasi dan inspirasi untuk menjadi pengusaha), agama dan beberapa buku lainnya yang sangat bermanfaat.

2. Internet. Melalui searching, googling, blogwalking dan yang lainnya. Dengan melihat dan membaca artikel-artikel serta profil orang-orang sukses semangat dan motivasi kembali bangkit untuk terus maju menjalankan kehidupan.

3. Olahraga. Walaupun saya tidak pandai berolahraga, setidaknya meregangkan otot dan bermain badminton (kebetulan kakak saya punya gedung bulutangkis) saya bisa lebih fresh tambah sehat serta menghilangkan rasa penat.

4. Beribadah. Sebenarnya ini yang paling penting bagi setiap orang. Dengan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, menyampaikan harapan dan keinginan kita melalui berdoa, maka kita akan semakin tenang dan nyaman. Kita berserah diri dan menyerahkan semuanya kepada Allah SWT.

Ini adalah beberapa hal yang dapat membangkitkan semangat dan motivasi saya. Sebenarnya masih banyak lagi tapi dicukupkan disini saja ya! Atau ada yang mau menambahkan dan berbagi pengalaman? Silahkan... Saya sangat mendukung.

Teruslah BELAJAR dan Tetap SEMANGAT.....

Selasa, 02 Juni 2009

Membuat Komitmen Untuk Kita Sendiri

Beberapa hari ini saya telah memulai aktivitas baru, mempelajari sesuatu yang baru dan ditempat yang baru. Apa nya yang baru?
Saya sudah tidak Bekerja lagi di RSUS jadi saya tidak bisa belajar disana lagi. Saya sekarang sedang mempelajari tentang sistem bisnis diapotik, pelayanan terhadap pelanggan, obat-obatan dan masih banyak lagi. Untuk mempelajari semua ini saya belajar di apotik Untung dan apotik Tanjung senang. Tapi mungkin nanti saya akan belajar di tempat lain.

Untuk awal saya mempelajari tentang obat-obatan dan pelayanan diapotik. Setelah mempelajari hal ini ternyata saya semakin tahu kekurangan saya dan semakin banyak hal-hal yang belum saya ketahui. Saya jadi tahu juga bahwa banyak yang harus dibenahi di apotik Untung agar mampu bertahan dan bersaing menghadapi persaingan bisnis. Dari sinilah saya berkomitmen bahwa saya harus mempunyai kemampuan dan bisa menguasai apa yang sedang saya pelajari sekarang agar saya menjadi orang yang mampu berwirausaha dibisnis apotik, yang dalam arti lain adalah seorang pengusaha. Dengan niat, kemauan, kemampuan yang saya miliki, saya harus berusaha keras untuk mewujudkan hal itu. Amiin.. "Bismillah...."

Beberapa hari yang lalu juga melalui Facebook, yang sedang sering dibicarakan dan katanya diharamkan. Kalau saya sih tergantung niat dari pengguna nya. Permintaan pertemanan saya di approve oleh member dan petinggi komunitas TDA. Beberapa orang adalah member TDA di Lampung. Dari perkenalan itu walaupun belum pernah bertemu, berencana membuat Komunitas TDA Lampung. Yaitu sebuah komunitas bisnis yang terdiri dari para pengusaha, calon pengusaha dan orang-orang yang berkeinginan menjadi pengusaha yang berusaha untuk saling berbagi dan memberi kepada sesama. Kalau saya mungkin masih termasuk yang ketiga. Semoga komunitas ini segera berdiri dan saya bisa berkontribusi di komunitas ini. Bagi anda yang tinggal di Bandar Lampung dan sekitarnya adakah yang mau bergabung untuk sama-sama belajar tentang bisnis disini? Semoga ini adalah langkah awal saya untuk mewujudkan harapan, dan agar menjadi orang yang bermanfaat serta berguna bagi orang banyak. Amiin...

Teruslah BELAJAR dan Tetap SEMANGAT.....

Sabtu, 23 Mei 2009

Apotek Untung, Usaha PertamaKu dan TempatKu Belajar Bisnis

Apotek Untung adalah sebuah apotek yang terletak di pasar tradisional di daerah Labuhan dalam, kecamatan Tanjung Senang Kota Bandar Lampung. Apotek yang berada didepan pasar untung ini mulai beroperasi tanggal 4 september 2007, tanpa opening ceremony atau peresmian apa pun. He.. He.. Laa wong Apotik kecil aja koq mau opening ceremoni segala ya! Tapi saya yakin apotek ini nantinya akan berkembang dan bertambah besar.

Apotik ini bukan hanya saya saja sebagai pemiliknya, karena memang apotik ini adalah usaha bersama antara mas Mif (kakakku yang sudang punya bisnis apotek sejak lama), mas Deni (karyawan kakakku diapotek yang sebelumnya) dan saya sendiri. Apotek ini didirikan karena kakakku telah menutup apoteknya di daerah pringsewu karena tidak berkembang pesat yang dikelola mas Deni. Tidak tahu apa penyebabnya kenapa apotek ini tidak berkembang, padahal lokasi nya di pasar pringsewu. Karena hal inilah akhirnya kakakku menutup apotiknya dan akan mencari lokasi baru di Bandar Lampung serta mengajak saya bekerjasama. Apotek ini merupakan usaha pertamaku karena sebelumnya saya belum mempunyai bisnis apapun.

Setelah apotik ini benar-benar beroperasi, selain bekerja di rumah sakit Urip Sumoharjo saya juga sering membantu di apotek untung. Karena pada awal-awal berdirinya yang jaga disana hanya mas Deni sendiri. Jadi jika ada waktu senggang dan saya tidak bekerja di rumah sakit, saya menyempatkan untuk keapotik sekaligus belajar bisnis. Dari sinilah saya mulai belajar bisnis dan tahu bagaimana pengelolaan sebuah apotek, walaupun belum tahu banyak sih! Tapi setidaknya saya sudah mengerti. Dan sekarang karyawan nya sudah bertambah, meskipun begitu saya tetap sering membantu di apotek karena saya ingin terus belajar.

Setelah saya resign dari RSUS nanti yang tinggal berapa hari lagi saya akan sering di apotek untuk mempelajari lebih banyak bagaimana bisnis dan pengelolaan sebuah apotek serta sistem manajerial yang baik. Karena kami berencana membuka cabang lagi agar usaha kami terus berkembang. Dan untuk kebaikan saya sendiri agar menjadi expert di bisnis apotek. Saya yakin pasti saya bisa dan saya akan terus mengasah kemampuan saya agar benar-benar menjadi expert dibisnis ini. Anda mau ahli dibidang apa?

Teruslah BELAJAR dan Tetap SEMANGAT.....

Senin, 18 Mei 2009

10 Hari Menjelang Resign

Waktu terus berjalan. Hari berganti hari. Siang berganti malam dan malampun berganti pagi. Begitulah seterusnya kehidupan ini. Tak terasa tanggal 28 Mei 2009 tinggal 10 hari lagi. Ternyata sebentar lagi saya harus resign dari RSUS.
Mungkin setelah saya resign, saya akan menjadi pengangguran. Walaupun pengangguran saya cukup senang dengan kehidupan saya nanti, karena saya dapat berkreasi dan ekspresikan kemampuan dan keinginan saya.

Setelah saya resign dari RSUS nanti saya akan belajar tentang pembukuan dengan mas. Deni di Apotek Untung. Dan saya juga akan belajar tentang pelayanan kepada para pelanggan dari apotek-apotek lain. Dan lebih banyak yang harus saya pelajari lagi agar saya menjadi lebih baik untuk mengembangkan apotik untung yang sudah berjalan kurang lebih 2 tahun. Saya mempunyai impian bahwa apotik nya akan berkembang dan lebih banyak lagi, dengan obat-obatan terlengkap dan pelayanan terbaik. Amiin...

Awal mula saya tertarik di dunia bisnis yaitu sekitar pertengahan tahun 2008 saya mulai mengenal blog dari browsing, googling di internet. Dan setelah belajar membuat blog, blog sederhana dan minimalis saya akhirnya jadi juga. Mulailah saya sering jalan-jalan di dunia maya atau blogwalking ke berbagai blog yang menarik dan penuh inspirasi.

Dari beberapa blog yang saya kunjungi ternyata ada beberapa blog yang mempunyai logo sama dan bertuliskan "TDA". Saya jadi penasaran dan ingin tahu lebih banyak tentang TDA. Apa sich TDA itu?

TDA adalah kependekan dari Tangan Di Atas, yaitu sebuah jaringan komunitas bagi para pengusaha dan calon pengusaha yang ingin saling memberi. Sesuai dengan namanya, "tangan di atas" adalah lambang dari seorang "pemberi", berarti yang memberi penghasilan atau gaji (kepada karyawan), yang berarti juga yang memberi ilmu (kepada sesama), yang memberi manfaat (pada orang banyak). Sungguh mulia tujuan dari komunitas ini.
(sumber: dari buku "Tuhan, Inilah Proposal Hidupku" karangan Jamil Azzaini).
Maka anggota komunitas TDA adalah para pengusaha dan calon pengusaha yang mempunyai usaha, yang berminat mengembangkan usaha dan yang ingin mengetahui informasi peluang dan perkembangan usaha (bisnis). Sebuah perkumpulan para pengusaha yang sebagian besar anak-anak muda.

TDA itu sendiri awalnya dari sebuah blog seorang pengusaha muda bernama Badroni yuzirman.
Untuk lebih jelasnya tentang komunitas TDA bisa anda kunjungi di situs: www.tangandiatas.com.

Setelah mengenal Komunitas TDA ini saya lebih sering blogwalking keblognya para member TDA. Dari blog-blog mereka saya mendapat inspirasi, motivasi dan membuat saya lebih tertarik di dunia bisnis dan ingin jadi pengusaha. Saya juga telah menjadi member di komunitas ini walaupun saya belum berkontribusi langsung atau member pasif tidak aktif.
Semoga blog saya yang sederhana ini dapat membuat anda mendapatkan inspirasi dan motivasi yang baik.

Teruslah BELAJAR dan Tetap SEMANGAT.....

Senin, 04 Mei 2009

"Berani", Modal Awal Entrepreneur

"Berani", Sebuah kata yang singkat, padat dan jelas yang mempunyai arti besar dan merupakan modal awal untuk menjadi seorang Entrepreneur. Untuk menjadi seorang entrepeneur anda harus mempunyai modal awal yaitu "Berani" dalam beberapa hal, antara lain:

"Berani Mimpi"
Entrepreneur itu memang harus berani bermimpi. Meskipun dalam masa krisis ekonomi, jangan takut bermimpi. Yakinlah, mimpi atau visi itu sama dengan cetak biru (blue print) dari realita. Artinya, sesuatu yang bisa kita wujudkan.

Saya yakin, kalau entrepeneur berani memiliki visi, maka akan lebih dapat menciptakan kekuatan positif didalam pikirannya. Sehingga nantinya akan lebih mampu meningkatkan kemampuan kerja dan kualitas hidup kita. Karena ini saya sangat yakin dengan ungkapan berikut ini. "Hati-hatilah dengan angan-anganmu, karena angan-anganmu itu akan menjadi kenyataan".

"Berani Mencoba"
Andai kita berani mencoba, dan kita lebih tekun dan ulet, maka pasti kegagalan tak pernah ada.

Bisnis modern akan berhenti berputar kalau sikap berani mencoba itu lenyap. Memang, banyak orang gagal dalam usahanya, putus asa tanpa berani mencoba lagi. Ini bukan saja merugikan aspek materi atau finansial, tapi juga aspek psikologis. Karena itu, sekalipun krisis, tetaplah menjadi entrepreneur dengan semangat kewirausahaan tinggi. Sesungguhnya tidak ada yang gagal dalam berbisnis, yang ada hanya karena ia berhenti mencoba, berhenti berusaha.

Beranilah mencoba. Sebab, tidak satupun di dunia ini, termasuk di dalam dunia entrepreneur yang dapat menggantikan keberanian mencoba dengan bakat bisnis.
Sebagus apapun bakat seseorang, tidak akan sukses tanpa mulai mencoba.

"Berani Merantau"
Keberanian merantau, membangun percaya diri dan kemandirian.

Merantau, punya makna sosial tersendiri. Ia berarti "jauh dari keluarga" yang memicu terbangunnya jiwa kemandirian. Tak bergantung pada keluarga, berarti mulai melangkah menjadi dewasa. Dirantau, apalagi di lingkungan yang tak tahu siapa kita sebelumnya, Anda bisa menjadi pribadi yang terbaru.
Merantau, menyadarkan kita apa kelebihan dan kekurangan kita, karena kita dihadapkan pada kenyataan-kenyataan baru. Merantau, membuat seseorang relatif tangguh, karena diterjunkan dalam situasi serba baru.

"Berani Gagal"
Hanya orang yang berani gagal total, akan meraih keberhasilan total.

Seorang entrepreneur, harus berani menghadapi kegagalan, dan memetik hikmahnya. Mungkin saja kegagalan itu datang untuk memuliakan hati kita, membersihkan pikiran kita dari keangkuhan dan kepicikan, memperluas wawasan serta untuk lebih mendekatkan diri kita kepada Tuhan.
Mengapa? Banyak orang membuat kesalahan yang sama, dengan menganggap kegagalan sebagai musuh kesuksesan. Ingat, kita harus yakin akan menemukan kesuksesan di penghujung kegagalan. Tapi mengapa seseorang gagal dalam bisnis. Ada beberapa sebab umum.

Pertama, kita sering menilai kemampuan diri kita terlalu rendah.
Kedua, setiap bertindak, kita sering terpengaruh oleh mitos yang muncul di masyarakat sekitar kita.
Ketiga, biasanya kita terlalu "melankolis" dan suka memvonis diri terlebih dahulu,bahwa kita dilahirkan dengan nasib buruk.
Keempat, kita cenderung masih memiliki sikap, tidak mau tahu dari mana kita harus memulai kembali suatu usaha.
Maka, sebaiknya janganlah kita suka mengukur seorang entrepreneur dengan menghitung berapa kali dia jatuh. Tapi ukurlah, berapa kali ia bangkit kembali.

"Berani Sukses"
Seberapa besar rezeki yang kita inginkan, itu sama dengan seberapa besar kita berani mengambil risiko.

SUKSES adalah proses. Ia dicapai dengan pengorbanan. Salah satunya, tidak cengeng dengan kegagalan. Sukses, pikirkanlah sebagai keseharian Anda. Keyakinan bisa sukses, selalu dibangun setiap saat. Karena itulah, jangan biarkan Anda kehilangan motivasi untuk sukses, dan terus membangun keyakinan itu dalam sanubari. Sukses memerlukan keberanian tanpa henti, mempelajari kemunduran bisnis.

"Berani Berbeda"
Munculkanlah keberanian berpetualang di zaman baru, kendati untuk itu kita siap membayar harga orang yang menertawakan, mengejek, dan mengkritik kita.

Lebih baik kita berani berbeda. Dan, perbedaan kita dari yang lain, adalah wujud ketekunan kita menjadi LEBIH BAIK. Seorang diri, menjadi lebih baik, diantara banyak orang yang berpikiran nyaris sama tentang suatu hal, lalu keberbedaan Anda diterima banyak orang dan diterima dunia. Mari, gunakan energi Anda menghasilkan perbedaan yang bertenaga. Perbedaan yang bernilai.

Tulisan ini saya kutip dari buku "Jangan Mau Seumur Hidup Jadi Orang Gajian" karangan Valentino Dinsi. Saya memuat tulisan ini diblog saya, karena tulisan ini telah memotivasi dan menginspirasi saya untuk benar-benar terjun di dunia bisnis. Terima kasih atas buku nya yang telah menginspirasi saya dan memberikan manfaat bagi saya. Bagaimana dengan Anda?

Teruslah BELAJAR dan Tetap SEMANGAT.....